Pesantren Karakter, Ruang Belajar Menjadi Pribadi Islami Sejati

24 NEWS

Pesantren Karakter, Ruang Belajar Menjadi Pribadi Islami Sejati

Responsive image
Pembukaan Kegiatan Pesantren Karakter
Norma  /  31 Aug 2026

Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya menyelenggarakan Pesantren Karakter pada 28-29 Agustus 2026 di Kampus 1 SD Muhammadiyah 24 Surabaya. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas 5 dan 6 sebagai upaya menguatkan nilai-nilai karakter dalam kehidupan sehari-hari dan penguatan pemahaman keislaman.

Sambutan Inspiratif dari Kepala Sekolah

Sebagai pemantik semangat dan motivasi bagi siswa, Ustadzah Norma Setyaningrum, M.Pd. menyamoaikan sambutannya sekaligus membuka acara Pesantren Karakter. Dalam sambutannya, Ustadzah Norma menyampaikan pentingnya menjadikan kegiatan Pesantren Karakter sebagai momentum untuk memperkuat pemahaman keislaman sekaligus membentuk karakter siswa yang lebih baik.

Beliau mengajak siswa untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan kesungguhan. Tidak hanya memahami nilai-nilai Islam melalui pembelajaran, siswa juga diharapkan mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik melalui kebiasaan beribadah, menjaga adab, disiplin, bertanggung jawab, maupun saling menghargai.

“Melalui Pesantren Karakter ini, anak-anak diharapkan tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari sehingga tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan berkarakter,” tutur Ustadzah Norma.

Aku Berharga, Aku Berani, Aku Bisa Melindungi Diri

Salah satu materi pada kegiatan ini adalah “Aku Berharga, Aku Berani, Aku Bisa Melindungi Diri” yang disampaikan oleh Bunda Novian Sulandhari, M.Psi., seorang psikolog professional. Pada materi tersebut anak-anak diajak untuk berani mengungkapkan pendapat dan perasaanya, mengenali dan memahami pentingnya menjaga diri sendiri, dan pentingnya memahami menjaga batasan diri. Menolak keras adanya parktik bullying di lingkungan sekolah dan menanamkan keberanian bersikap tegas terhadap segala bentuk perundungan.

Adabku, Cerminan Diriku: Bijak Bersosmed dan Berteman

Materi yang kedua adalah “Adabku, Cerminan Diriku: Bijak Bersosmed dan Berteman yang disampaikan oleh Ustadzah Norma Setyaningrum, M.Pd. yang disampaikan oleh Ustadzah Norma Setyaningrum, M.Pd. Materi ini memberikan wawasan kepada siswa mengenai perkembangan teknologi yang tidak hanya memberikan kemudahan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga dapat menjadi boomerang apabila tidak dimanfaatkan secara bijak dan bertanggung jawab. Siswa diajak untuk memahami pentingnya menjaga adab dalam menggunakan media sosial, baik dalam berkomunikasi, membuat maupun membagikan konten.

Selain bijak dalam bermedia sosial, penting juga menjaga adab dalam pertemanan. Ustadzah norma mengajak siswa untuk membangun pertemanan yang sehat, saling menghargai, menjaga perkataan dan perilaku, serta menghindari tindakan yang dapat menyakiti atau merugikan orang lain.

Menguatkan Keislaman

Selain menanamkan nilai-nilai karakter dalam berteman dan bermedia sosial, Pesantren Karakter juga menjadi sarana untuk menguatkan pemahaman dan praktik keislaman siswa. Salah satunya melalui kegiatan penguatan hafalan serta praktik bacaan dan gerakan salat.

Dalam kegiatan ini, siswa diajak untuk mengulang dan memperbaiki hafalan bacaan salat sekaligus mempraktikkan gerakan salat dengan baik dan benar. Pendampingan diberikan agar siswa semakin memahami tata cara salat serta terbiasa melaksanakannya secara tertib dan sesuai tuntunan.

Semoga dengan terselenggaranya kegiatan ini dapat menjadi motivasi dan pemantik semangat bagi siswa untuk terus meningkatkan pemahaman keislaman serta mengamalkan nilai-nilai karakter dalam kehidupan sehari-hari. Pesantren Karakter diharapkan mampu menjadi pengalaman bermakna yang mendorong siswa untuk tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berakhlak mulia, mandiri, bertanggung jawab, dan mampu menerapkan nilai-nilai kebaikan di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Penulis: Retno Nurus