Edukasi Pubertas Sejak Dini, Siswa Kelas 5 Sekolah Karakter Ikuti Field Trip Interaktif di Laboratorium Fisiologi

24 NEWS

Edukasi Pubertas Sejak Dini, Siswa Kelas 5 Sekolah Karakter Ikuti Field Trip Interaktif di Laboratorium Fisiologi

Responsive image
Siswa Sekolah Karakter Antusias Belajar Mengenai Pubertas di Lab Fisiologi
Norma  /  26 Sep 2026

Memasuki masa peralihan dari kanak-kanak menuju remaja, pemahaman mengenai perubahan fisik dan emosional menjadi hal yang sangat krusial bagi peserta didik. Guna memberikan pemahaman yang mendalam dan akurat, SD Muhammadiyah 24 Surabaya menggelar kegiatan field trip edukatif berformat Meaningful Learning and Character Building di Laboratorium Fisiologi Universitas Muhammadiyah Surabaya pada Kamis (24/9).

Kegiatan ini diikuti 74 siswa kelas 5 Sekolah Karakter, dengan mengusung tema "Pubertas: Mengenal Perubahan pada Diriku", kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar langsung (experiential learning) dari pakarnya. Hadir sebagai narasumber utama, dr. Kartika Prahasanti, M.Si, yang menyampaikan materi seputar fase pubertas dengan pendekatan yang sangat interaktif, gamblang, dan mudah dipahami oleh anak-anak.

Dalam pemaparannya, dr. Kartika menjelaskan berbagai perubahan fisik, menjaga kebersihan organ reproduksi, hingga cara menyikapi perubahan emosi yang kerap terjadi saat memasuki masa pubertas.

Anak-anak tampak sangat antusias menyimak setiap penjelasan. Materi yang dibawakan terasa sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari mereka, terlebih beberapa di antara siswa memang telah memasuki awal masa pubertas. Sesi tanya jawab pun berlangsung hidup, di mana para siswa tak ragu untuk bertanya dan berdiskusi secara terbuka mengenai proses tumbuh kembang yang sedang atau akan mereka alami.

Melalui kegiatan ini, sekolah berharap para siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan medis yang tepat dari para ahli, tetapi juga membangun karakter yang percaya diri, bertanggung jawab terhadap kebersihan dan kesehatan diri, serta mampu menyikapi perubahan tubuhnya secara positif dan bijak.

Field trip ini menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam menghadirkan pembelajaran yang bermakna (meaningful learning) sekaligus membina karakter (character building) peserta didik secara utuh.